Terapkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, PPK Kemayoran Bentuk Satgas

14 Februari 2018

Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) selenggarakan rapat kerja terkait dengan pembentukan Satuan Tugas (SATGAS) Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan (SPIP), selasa, (13/2). Dalam rapat kerja yang dipimpin oleh Direktur Utama, Dwi Nugroho dan hadiri oleh Jajaran Direksi, Ka. SPI, Pejabat serta Pantia Pengadaan di lingkungan PPK Kemayoran ini menghadirkan narasumber Iman Bastari, mantan Deputi BPKP dan Staf Khusus Mensesneg Bidang Tata kelola Pemerintahan, Abdul Azis untuk menjelaskan mengapa Satgas SPIP perlu dibentuk.

SPIP merupakan proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus-menerus oleh pimpinan dan seluruh jajaran pegawai untuk memberikan keyakinan yang memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, serta ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. “Dasar pelaksanaan SPIP adalah Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2008 yang ditetapkan tanggal 28 Agustus 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)” ucap Imam Bastari.

Staf Khusus Bidang Tata Kelola Pemerintahan, Abdul Azis menambahkan bahwa PPK Kemayoran perlu memahami pentingnya SPIP karena hal tersebut dapat membantu dalam proses pelaporan. “Saya memberikan memberikan apresiasi karena PPK Kemayoran telah menindaklanjuti seluruh temuan BPK dan 73 % diantaranya telah dinilai selesai oleh BPK.” ujar, Abdul Azis.

Tujuan diterapkannya SPIP menurut PP Nomor 60 Tahun 2008, yaitu: Untuk tercapainya efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan negara; Untuk keandalan Pelaporan keuangan; Untuk pengamanan aset negara; serta Untuk ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Dan keterkaitan unsur-unsur Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan terdiri dari lima unsur, yakni yaitu: (1) lingkungan pengendalian, (2) penilaian resiko, (3) kegiatan Pengendalian, (4) informasi dan komunikasi, dan (5) pemantauan pengendalian intern.Kelima unsur tersebut bersifat integral dan tidak berdiri sendiri, melainkan saling kait mengait antar unsur yang satu dengan yang lainnya.  Kegiatan ini akhiri dengan sesi diskusi dan harapan bahwa dengan dibentuknya Satgas SPIP, sistem pengendalian intern di lingkungan PPK Kemayoran dapat berjalan dengan efektif.