Dikunjungi Mantan Atlet Dunia, Kamar Khusus Difabel Wisma Atlet Kemayoran Dinilai Sempurna

11 April 2018

Pelaksanaan Asian Games dan Asian Para Games tinggal menunggu hari, selain gedung olahraga, fasilitas lain yang dibutuhkan terus dibenah pembangunannya. Salah satunya adalah wisma atlet. Terletak di Kemayoran, saat ini wisma atlet tengah disempurnakan renovasinya.

Meskipun kegiatan Asian Para Games akan digelar usai Asian Games, namun kamar dan fasilitas lain yang disediakan untuk atlet difabel juga tengah dirampungkan.  Khusus untuk atlet difabel sendiri fasilitas yang disediakan  dianggap sangat memenuhi standar bahkan dinilai sempurna. Hal ini disampaikan oleh salah satu mantan atlet dunia, Yayuk Basuki di wisma atlet Kemayoran, Rabu (11/04). “Fasilitas kamar difabel ini sangat sempurna menurut saya, sangat memenuhi standar untuk para atlet”, ujar Yayuk.

Bersama media dan Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) Dwi Nugroho, kunjungan yang dilakukan oleh mantan atlet tennis lapangan yang kini menjadi salah satu anggota DPR komisi X tersebut dilakukan dengan langsung melihat fasilitas yang disediakan wisma atlet.

Terdapat dua ratus kamar difabel yang disediakan untuk setiap tower.  Fasilitasnya pun terdiri dari dua tempat tidur tanpa sekat lengkap dengan sofa untuk beristirahat serta pantry dan kamar mandi khusus difabel.

Usai menengok kamar yang disediakan untuk atlet, Yayuk dan media kemudian mengunjungi lantai enam belas di tower tiga yang memiliki balkon dengan pemandangan yang luar biasa. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk bersantai bagi atlet. “Fasilitas ini sangat luar biasa, pemandangan yang ada bisa digunakan untuk warming up bagi para atlet”, jelas Yayuk.

Meskipun sudah sangat bagus, namun Yayuk memberikan masukan agar fasilitas balkon tersebut dilengkapi pengamanan untuk dinding yang ada “Sebaiknya dipasangi pengaman diatas dinding yang ada, masih terlalu rendah dan akan berbahaya bagi atlet” tambah Yayuk. Ia berharap agar masukan yang diberikan untuk menyempurnakan fasilitas wisma atlet dapat segera dikordinasikan kepada panitia penyelenggara Asian Games, Inasgoc.

Dalam kunjungan tersebut Direktur Utama PPKK juga menyampaikan fasilitas lain yang ada di wisma atlet. “Di lantai dua dan tiga untuk setiap tower juga terdapat fasilitas penunjang seperti ATM, mini market, money changer hingga poli untuk pemeriksaan yang disediakan untuk para atlet”, ungkap Dwi.

Diakhir kunjungan Dwi juga menyampaikan bagaimana wisma atlet akan digunakan kedepannya. “meskipun belum ada kepastian kepada siapa wisma atlet akan diserahkan, namun yang pasti adalah wisma atlet tentu akan dijadikan hunian”, tutup Dwi.