SEKRETARIAT NEGARA RI
Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran
Rabu, 09 Maret 2011 - 15:36:22 WIB
Pembangunan Menara Jakarta Akan Dilanjutkan

Setelah terhenti hampir tujuh tahun, pembangunan Menara Jakarta akan segera dilanjutkan dalam tahun ini juga. Kesimpulan tersebut muncul dalam pertemuan antara Direksi PPKK dengan pimpinan PT PJP  (Prasaja Japa Pramudja) di kantor PPKK, Rabu 9 Maret.

Pertemuan dipimpin langsung oleh Dirut PPKK Hendardji Soepandji sedangkan PT.PJP diwakii oleh Handaka Santosa dan Steve Hadir pula pada kesempatan itu para direktur dan kepala divisi terkait di lingkungan PPKK.

Menara Jakarta merupakan gagasan dari Presiden Soeharto yang dimaksudkan sebagai salah satu ikon nasional di Jakarta di samping monumen nasional (Monas) yang sudah jauh lebih dulu berdiri di depan Istana Negara. Menara Jakarta direncanakan menjadi bangunan tertinggi di Indonesia yakni 558 meter. Lokasi menara tersebut berada di blok C-8 Komplek Kemayoran.

Di dalam menara yang tadinya diharapkan menjadi bangunan tertinggi juga di Asia itu akan ditempatkan antena dan pemancar TV serta sejumlah pusat kegiatan yang akan mampu menarik banyak wisatawan termasuk sebuah restoran berputar.

Menurut Handaka, pembangunan menara yang sudah mencapai 40% terhenti karena kesulitan pendanaan. Para pemegang saham, di antaranya grup Kompas yang memiliki saham 25%, juga bekum bisa memasok dana yang dibutuhkan. Untuk itu PJP minta diberi waktu beberpa bulan lagi untuk mencari investor baru.

Hendardji, yang terbiasa dengan etos kerja cepat dan keras, hanya mau memberi waktu sampai April 2011. “Menara Jakarta harus segera dibangun bersama bangunan-bangunan lain yang mangkrak di kawasan Kemayoran ini. Kalau tidak sanggup cari investor, kami yang akan mencarinya sendiri,” katanya.

Seruan Dirut PPKK itu segera ditanggapi Handaka dengan kesediaannya untuk mencari investor baru dan melanjutkan pembangunan Menara Jakarta paling lambat Juni mendatang. Permintaan ini akhirnya disetujui Dirut PPKK.

“Yang pasti, Menara Jakarta harus menjadi kenyataan. Ini gagasan yang dahsyat dari pmpinan negara kita yang harus benar-benar kita laksanakan. “Ini adalah bagian dari upaya kita untuk menjadi negara yang masuk kelompok 10 besar dunia pada tahun 2025,” tambah Hendardji.


Diposting oleh : humas
Kategori: Bandar Kemayoran - Dibaca: 6339 kali


 

 

 

  FAQ | Links | Hubungi Kami |
  ©2012. PUSAT PENGELOLAAN KOMPLEK KEMAYORAN

Supported: